<p><strong>DALUNG (11/12/2025)</strong> - Kegiatan penilaian penjor oleh Dewan Juri berlangsung dengan penuh keseriusan dan perhatian mendalam terhadap setiap karya yang ditampilkan dalam Lomba Penjor Sabha Yowana Desa Adat Dalung. Deretan penjor yang berdiri megah di depan banjar-banjar serta titik-titik strategis desa menjadi sorotan utama, menampilkan kreativitas, kekompakan, serta pemahaman para yowana terhadap nilai estetika dan makna sakral penjor dalam tradisi Bali.</p> <p> </p> <p>Para juri melakukan penilaian secara cermat, memperhatikan struktur penjor, kelengkapan unsur upakara, kerapian anyaman, hingga keserasian ornamen yang memadukan unsur tradisional dengan sentuhan inovatif. Tidak sedikit juri yang menyampaikan kekaguman terhadap kualitas karya para yowana, yang dinilai menunjukkan perkembangan signifikan dari tahun ke tahun. Hal ini mencerminkan meningkatnya kepedulian generasi muda terhadap pelestarian budaya Bali.</p> <p> </p> <p>Menurut salah satu Dewan Juri, Kadek Artana, mengatakan bahwa, <em><strong>“Antusiasme peserta yowana desa dalung dan semangat gotong royong para yowana menjadi daya tarik tersendiri dalam penyelenggaraan lomba tahun ini. Selain sebagai ajang kreativitas, kegiatan ini juga dianggap mampu memperkuat rasa persaudaraan dan pelestarian budaya di lingkungan Desa Adat Dalung,”</strong></em> ungkapnya.</p> <p> </p> <p>Dengan tingginya kualitas penjor yang ditampilkan tahun ini, proses penilaian berjalan sangat ketat. Para juri berharap bahwa kegiatan lomba seperti ini terus berlanjut dan semakin berkembang, sebagai bentuk kecintaan generasi muda terhadap budaya dan tradisi Bali. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga memperkuat komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai adat yang telah diwariskan secara turun-temurun.</p> <p> </p> <p><strong>(KIMDLG-001).</strong></p>
Kesungguhan Dewan Juri dalam Menilai Hasil Penjor Sekaa Teruna se-Desa Adat Dalung
11 Dec 2025